
Univeristas Al-Azhar Resmi Terapkan Ujian Panas, Mahasiswa bisa Ambil Maksimal 5 Mata Kuliah
- Posted by durrul aulya anhar
- Date 07/12/2026
- Categories Al-Azhar, Blog
- Comments 0 comment
Kairo, 23 Juni 2026 – Universitas Al-Azhar resmi menerapkan sistem ujian musim panas (summer exam) bagi mahasiswa yang belum lulus pada beberapa mata kuliah. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada tahun akademik 2025/2026 setelah mendapat persetujuan Grand Imam Al-Azhar, Syekh Dr. Ahmad Al-Tayyeb.
Rektor Universitas Al-Azhar, Dr. Salamah Jum’ah Dawud, menjelaskan bahwa mahasiswa yang mengalami kendala akademik dapat mengikuti ujian untuk minimal satu mata kuliah dan maksimal lima mata kuliah dengan membayar biaya sesuai ketentuan. Pelaksanaan ujian musim panas akan dilaksanakan bersamaan dengan ujian penyelesaian bagi mahasiswa tingkat akhir.
Menurut pihak universitas, kebijakan ini diambil sebagai upaya membantu mahasiswa menyelesaikan mata kuliah yang belum lulus tanpa harus menunggu tahun akademik berikutnya. Melalui sistem ini, Al-Azhar berharap angka kelulusan dapat meningkat, jumlah mahasiswa yang mengulang dapat berkurang, serta masa studi mahasiswa menjadi lebih singkat.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Dr. Sayyid Bakri, menilai ujian musim panas merupakan salah satu sistem yang telah diterapkan di berbagai perguruan tinggi untuk mendukung mahasiswa mengatasi kendala akademik. Selain memberikan kesempatan tambahan untuk lulus, kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi beban psikologis akibat keterlambatan kelulusan maupun penumpukan mata kuliah.
Universitas Al-Azhar menegaskan bahwa pelaksanaan ujian musim panas tetap mengacu pada standar akademik yang berlaku. Dengan demikian, kualitas lulusan Al-Azhar tetap terjaga, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih besar bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik.
SC : @cairo24



